Kritik yang halus dan jenaka lebih mengena

punakawan

Goro-goro adalah bagian dari pertunjukan wayang kulit dan wayang wong yang menampilkan para Punakawan yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Para Punakawan ini melakukan adegan dan dialog yang jenaka sehingga menghibur para penonton dengan tingkahnya yang kocak dan (kadang-kadang) kurang ajar. Melalui goro-goro, kritik atas berbagai fenomena kehidupan bisa disampaikan secara halus dan jenaka.

#nasehatbuatdirisendiri