Mentalitas jongos

hujan01

Dulu penjajah Belanda memanggil pelayan atau pesuruh laki-lakinya sebagai jongos. Dalam perkembangan kebahasaan, kemudian sebutan itu juga berlaku untuk kaum perempuan. Tidak ada yang salah bekerja sebagai jongos karena itu merupakan pilihan atau keterpaksaan. Tetapi, yang perlu diwaspadai adalah mentalitas jongos dalam bentuk ABS (asal bapak senang) untuk meraih tujuan duniawi.

Jika tidak ada perubahan secara mendasar dalam sikap mental kita, jangan berharap doa panjang akan didengar Tuhan.

#AhmadSyafiiMaarif

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s